Perjalanan Karier Politik BJ Habibie

 

Pada tahun 1978, Habibie berkarir di kancah politik sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dalam Kabinet Pembangunan V di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

Selama masa jabatannya, Habibie berhasil memajukan industri pesawat terbang di Indonesia dengan mengembangkan Pesawat NC-212, Pesawat NC-235, dan Pesawat N-250 Gatot Kaca.

Dari Maret 1998 hingga Oktober 1999, Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-7, menggantikan Try Sutrisno.

Setelah Soeharto lengser dari jabatannya, BJ Habibie diangkat sebagai Presiden ke-3 Republik Indonesia dari Mei 1998 hingga Oktober 1999. 

Meskipun masa kepemimpinannya singkat, Habibie berkontribusi dalam pemulihan stabilitas politik, seperti mengadakan jajak pendapat bagi warga Timor-Timur dan memberikan amnesti kepada beberapa tahanan politik. Saat krisis finansial pada tahun 1998, ia juga berhasil memperkuat nilai tukar rupiah sebesar 34%, dari Rp 16.800 menjadi Rp 7.385 per dolar Amerika Serikat.

Comments

Popular Posts